Finishing Well: Mengukir Makna dan Warisan di Akhir Masa Karya UNPAR

Pada tanggal 18–19 November 2025, Lembaga Pengembangan Humaniora bersama dengan Direktorat Organisasi dan Sumber Daya Insani menyelenggarakan Program Lifelong Formation Jenjang Senior dengan tema Letting Go and Finishing Well. Program ini ditujukan bagi pegawai dengan masa kerja lebih dari 20 tahun sebagai ruang refleksi dan persiapan dalam memasuki fase purnabakti secara bermakna.

Fokus utama program ini adalah permenungan atas dua pertanyaan mendasar: warisan (legacy) apa yang telah dan sedang dibangun selama berkarya di UNPAR, serta bagaimana kesiapan pribadi dalam memasuki fase purnabakti. Masa purnabakti dimaknai bukan sebagai akhir dari perjalanan, melainkan sebagai peralihan orientasi karya dan peran hidup. Pada fase ini, peserta diajak untuk berdamai dengan kenyataan, sekaligus dengan lapang hati menyerahkan estafet tanggung jawab kepada generasi berikutnya.

Program ini dilaksanakan selama dua hari di Villa Deo Gratias, Villa Istana Bunga, Lembang, dan diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Rangkaian kegiatan dirancang secara kontekstual dan partisipatif, sehingga menciptakan suasana yang interaktif dan reflektif. Pada sesi berbagi (sharing), peserta diberi ruang untuk menyampaikan pengalaman, pandangan, serta pembelajaran hidup selama masa pengabdian di UNPAR.

Melalui berbagai sesi, peserta diajak menyadari bahwa masa purnabakti merupakan titik awal dari fase kehidupan yang baru. Pengalaman dan kebijaksanaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun dipahami sebagai bekal berharga. Peserta juga bersama-sama merefleksikan pentingnya support system sebagai sumber kebahagiaan dan kekuatan untuk membangun relasi yang lebih bermakna di masa mendatang. Salah satu penekanan utama program ini adalah peran baru sebagai penjaga nilai dan keutuhan UNPAR, yang diwujudkan melalui penulisan refleksi tentang nilai dan kontribusi apa yang ingin diwariskan kepada Civitas Academica UNPAR sebagai bentuk legacy yang berkelanjutan

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi penulisan surat antar peserta serta doa lintas iman, di mana setiap peserta merangkai doa pribadi sebagai ungkapan syukur atas perjalanan karya yang telah dilalui sekaligus sebagai simbol kesiapan memasuki fase purnabakti.

Kami bangga atas kontribusi dan legacy yang telah diukir, serta berharap nilai-nilai tersebut terus hidup dan menginspirasi perjalanan UNPAR ke depan. (Aty/LPH)

X