Divisi Pengembangan Potensi Insani

Divisi Pengembangan Potensi Insani adalah divisi di Lembaga Pengembangan Humaniora yang memberikan layanan untuk mahasiswa dalam tiga bidang yaitu :

  1. Bimbingan dan Konseling diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Humaniora agar civitas akademika UNPAR dapat mencapai perkembangan yang optimal secara akademis, psikologis dan sosial. Kegiatan konseling ini merupakan salah satu bagian dari pembinaan karakter mahasiswa. Layanan ini membantu dalam mengatasi permasalahan psikologis terkait dengan studi maupun kehidupan pribadi. Konseling ditangani oleh para konselor yang berkompeten di bidangnya dan terikat dengan kode etik psikologi. Jika memerlukan bantuan konseling silakan kontak e-mail: konseling.lph@unpar.ac.id atau DM Instagram: @konselinglphunpar

  2. Geladi Diri adalah kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Humaniora Universitas Katolik Parahyangan. Geladi dalam bahasa Jawa Kuno berarti berlatih mendekati situasi sebenarnya. Kegiatan geladi diri di Universitas Katolik Parahyangan merupakan salah satu kegiatan pembentukan karakter mahasiswa yang berlandaskan pada Pancasila serta nilai-nilai yang ada dalam Spiritualitas dan Nilai Dasar UNPAR (SINDU).
    1. Gladi Homonisasi
      Mahasiswa mampu memahami identitas dirinya. Identitas tersebut diolah dalam bentuk Geladi Hominisasi sebagai latihan penyadaran bahwa kita adalah manusia yang berakal budi (logis), bersosial (warga negara), dan bersimbol (bahasa Indonesia). Mahasiswa berlatih menggunakan keterampilan bahasa dan logikanya melalui berbagai dinamika dalam geladi ini untuk mengasah akal budi dan kemampuan menyusun argumen.

      Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan memiliki beberapa ciri khas yaitu sebagai insan akademis, sebagai warga negara Indonesia”, yang “berbahasa Indonesia”. Ketiganya (insan akademis, warga negara, dan bahasa) adalah identitas kemanusiaan: • Insan Akademis adalah wujud makhluk berakal budi • Warga Negara adalah wujud makhluk sosial • Bahasa adalah wujud makhluk simbolik. Identitas tersebut diolah dalam bentuk Geladi Hominisasi sebagai latihan penyadaran bahwa kita adalah manusia yang berakal budi (logis), bersosial (warganegara), dan bersimbol (bahasa Indonesia). Geladi Hominisasi adalah laboratorium bagi matakuliah umum Logika, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia. Dengan berbagai dinamika, peserta diajak untuk mengenal identitas diri sebagai bangsa Indonesia yang memiliki sejarah dan bahasa. Aspek sejarah dan bahasa tersebut kemudian diolah dalam dinamika yang membuat peserta bereksplorasi dengan kemampuan logika. Pertanyaan terkait pendaftaran geladi Hominisasi dapat melalui e-mail: ppi1hominisasi.lph@unpar.ac.id
    2. Geladi Humanisasi
      Geladi Humanisasi mencakup dua mata kuliah umum yaitu Pancasila dan Etika. Melalui geladi ini, mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan akan berproses agar semakin mampu beradaptasi, kerjasama, berkreasi, berkontribusi dan berinovasi dalam menerapkan ilmu pengetahuan pada kehidupan bermasyarakat serta berperan sebagai warga dunia berwawasan global. Mahasiwa juga akan diasah untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, menghargai keanekaragaman budaya, agama -kepercayaan serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.

      Dalam dinamika proses geladi ini, mahasiswa diberi tantangan untuk mempertajam kemampuan menalar keutuhan martabat manusia sebagai pribadi melalui kajian interdisipliner, etika, dan moralitas sesuai konteks multidimensi dan keberlanjutan demi masa depan ekologi. Diharapkan, mahasiswa mampu memupuk diri menjadi pribadi yang semakin humanum selaras dengan SINDU (Spiritualitas dan Nilai Dasar UNPAR), mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat, terutama mereka yang lemah dan tersisihkan. Sebagai hasil, mahasiswa mampu memaknai identitas diri sebagai insan akademik yang memiliki keutamaan moral dan prinsip-prinsip moral yang berjiwa Pancasila sehingga bisa menegaskan karakter humanum dalam diri: “Dengan sesadar-sadarnya Saya sebagai manusia Indonesia harus memegang teguh Etika Pancasila.” Pertanyaan terkait pendaftaran geladi Humanisasi dapat melalui e-mail: ppi2hominisasi.lph@unpar.ac.id
    3. Geladi Divinisasi
      Geladi Divinisasi merupakan bagian dari praktek nilai-nilai Pancasila & SINDU (Spiritualitas dan Nilai Dasar UNPAR) dan merupakan laboratorium matakuliah Estetika, Fenomenologi Agama, dan Agama Katolik di UNPAR. Kegiatan ini berfokus pada praksis penghayatan religius. Istilah geladi dipakai sebagai laboratorium matakuliah tersebut karena sifatnya sebagai ruang latihan. Sementara istilah Divinisasi, lebih mengacu pada dunia pemaknaan ‘lebih dalam’ tentang realitas keilahian dan spiritualitas. Dengan demikian, geladi divinisasi adalah semacam workshop untuk merenungkan bagaimana mahasiwa sebagai diri/ manusia bisa menemukan kembali aspek “keilahian/ spiritualitasnya”. Mahasiswa mampu mewujudkan iman yang berfungsi, iman yang hidup. Mengalami kebenaran sejati melalui tindakan kasih.


      Gladi Divinisasi bertujuan agar mahasiswa memiliki kematangan spiritualitas yang: (1) Tidak terjebak dalam situasi permukaan dalam penghayatan religiusitas, (2) Memiliki pemahaman dan menjunjung tinggi kebenaran (verum), kebaikan (bonum) dan keindahan (pulchrum), (3) Mengalami kebenaran sejati melalui tindakan kasih. Konkritnya, kelak setelah mengalami geladi divinisasi, mahasiswa mampu: (1) Mencintai dan memberkati pihak yang berbeda, bahkan ‘musuh’ sekalipun, (2) Memaafkan orang lain tanpa batas, (3) Merangkul/ memihak pada yang kecil dan lemah. Tujuan tercapai bila setiap peserta pada akhirnya menemukan inti lebih dalam, unik dan otentik, dari agamanya masing-masing (yang Muslim semakin Muslim, yang Budhis semakin Budhis, yang Kristiani semakin Kristiani, dsb.). Pertanyaan terkait pendaftaran geladi Divinisasi dapat melalui e-mail: ppi3hominisasi.lph@unpar.ac.id
  3. Kelas Pengembangan Diri yaitu kelas yang membahas tema-tema terkait dengan pengembangan diri bagi usia remaja. Kelas ini adalah wadah untuk membahas berbagai kondisi psikologis yang kerap mengiringi proses perkembangan diri seseorang. Kelas pengembangan diri merupakan salah satu bagian dari kegiatan psikoedukasi terkait dengan konseling. Kelas ini mengangkat berbagai tema yang relevan dengan kehidupan remaja yang dikaitkan dengan situasi kuliah. Dalam format diskusi dan sharing dengan didampingi para konselor, mahasiswa UNPAR bisa mengungkapkan pendapatnya dan sekaligus mendiskusikan kemungkinan jalan keluar. Beberapa tema yang pernah dibahas antara lain: Toxic relationship, Self diagnose : bagaimana menyikapi test psikologi online, mengenali emosi, dan lain sebagainya.

SPIRITUALIA

Misa Perdana Campus Ministry Universitas Katolik Parahyangan

Minggu, 11 September 2022 menjadi salah satu hari bersejarah bagi Universitas Katolik Parahyangan karena menjadi tanda dimulainya kegiatan Campus Ministry sebagai wadah pembinaan rohani bagi para mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan yang beragama katolik. RD....

Refleksi Hidup Bertumbuh

Akhir-akhir ini sebagian besar kaum muda ingin berinvestasi. Trading, bisnis dalam metaverse, merupakan sebagian kecil cara berinvestasi kekinian. Harapan sebagian besar dari mereka adalah ingin mendapatkan keuntungan besar dan cepat. Kata-kata kunci yang biasa...

FORMATIO

Oleh RD. Yohanes Driyanto, Drs., LJC. Pengertian Arti sebenarnya adalah pembentukan, tetapi diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia pembinaan. Disamakan kemudian dengan kata educatio, pendidikan. UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural...
X