Home / Berita / P3M (Program Pendidikan Pengabdian kepada Masyarakat)

P3M (Program Pendidikan Pengabdian kepada Masyarakat)

P3M : Ketika ‘Akal’ dan ‘Rasa’ Menjadi Satu

 

1456734566019Program Pendidikan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) telah terlaksana pada awal tahun ini, tepatnya pada tanggal 4 sampai 23 Januari 2016 dengan jumlah peserta mencapai 30 orang dan berasal dari berbagai macam program studi. P3M kali ini dilaksanakan di Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung dan Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Dalam kegiatan P3M ini, dilibatkan pula beberapa dosen untuk mendampingi para mahasiswa ‘berkarya’ di desa sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan Dosen Narasumber Program (DNP).

 

145673466631420 hari hidup di desa menjadi pengalaman yang luar biasa untuk mengolah rasa. Menjadi bagian dari masyarakat desa, bukan hanya ‘tinggal bersama,’ tetapi mencoba mewujudkan kebaikan bersama untuk kehidupan warga desa yang lebih baik. Saling belajar, berjumpa dan bertukar pikiran menjadi ‘agenda’ yang penting untuk saling merekatkan hati. Mahasiswa bersama dengan warga, bukan saling menggurui, tetapi bersama-sama belajar untuk mengembangkan pribadi dan juga desa yang mereka cintai. Mahasiswa dan warga sama-sama terlibat pula dalam berbagai macam program yang mereka sepakati sehingga terjalinlah rasa empati, bukan hanya simpati.

14567344287921456734590815

Desa menjadi laboratorium ilmu untuk mengaplikasikan berbagai materi yang telah mahasiswa dapat selama proses belajar di dalam kelas. Mulai dari mengajar siswa sekolah dasar hingga SMA, memperbaiki infrastruktur dusun, mengundang pembicara untuk mengisi penyuluhan di dusun maupun di desa, membuat katalog-katalog desa wisata, dan masih banyak lagi yang mahasiswa ‘berikan’ dalam program pengabdian ini. Tentunya program-program tersebut tidak muncul dengan sendirinya, tetapi melalui proses observasi, diskusi dan musyawarah dengan warga, serta pendekatan-pendekatan yang mahasiswa lakukan sehingga ‘tertangkaplah’ permasalahan-permasalahan yang terdapat di desa, yang kemudian mahasiswa olah menjadi program-program di atas.

14567345439761456734275511

14567343017881456734299897

Di samping mahasiswa, para dosen termasuk pendamping dan panitia yang terlibat pun dapat belajar banyak dalam proses pengabdian ini. Belajar bagaimana masyarakat desa menjaga kelestarian budaya dan alamnya; belajar bagaimana masyarakat desa hidup sederhana dengan segala keterbatasan yang ada. Belajar ilmu, belajar hidup, belajar ilmu kehidupan!

 

14567345419081456734481940

Melihat dan mengalami bagaimana proses tersebut terjadi, menjadi penguhan tersendiri bagi para ‘penggiat’ pengabdian masyarakat. Semoga dengan hadirnya program pengabdian masyarakat seperti ini, semakin banyak pula warga UNPAR yang tidak hanya tergerak, tetapi juga BERGERAK untuk mengamalkan ‘akal’ (ilmu) dan mengsinergikannya dengan rasa (hati) guna mewujudkan masyarakat yang lebih baik dengan hadirnya UNPAR di tengah-tengah mereka.

14567345984661456734282823

Refleksi P3M

Arnold Rurry